Analisis Gender Di Lingkup Rumah Tangga Dan Berpacaran
Tujuan memahami gender adalah untuk memutuskan ketimpangan gender dalam rangka meningkatkan kesetaraan dan keadilan dalam gender. ketidakadilan gender merupakn ketimpangan yang terjadi sehingga mengakibatkan salah satu gender mengalami diskeriminasi. gender dipahami sebagai suatu konsep mengenai peran laki-laki dan perempuan di suatu masa dan kultur tertentu yang di kontruksi. hal ini merupakan hasil bentuk ketentuan kehidupan bersosial bukan biologis. gender mengacu ke peran perempuan dan laki-laki yang diskontruksi secara social. Gender juga sebagai konsep yang mengacu pada peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan yang terjadi akibat dari dan dapat berubah oleh keadaan social dan budaya masyarakat.
Kondisi gender merupakan lingkungan material yang langsung di mana laki-laki dan perempuan hidup terkait dengan perbandingan beban dan tanggung jawab. bisa di contohkan sebagai berikut menyediakan ari bersih atau kompor untuk memasak,dapat meningkatkan kondisi perempuan. posisi gender adalah kedudukan perempua dalam masyarakat sangat relative dibandingkan laki-laki.
Sebagai manusia pada dasarnya bobot hak perempuan tetunya sama dengan bobot hak laki-laki. sebagai suami istri juga memiliki kewajiban dan hak yang sama. anggapan bahwasuami (beban peroduksi atau pencaian nafkah) lebih berat dari beban istri(beban reproduksi: mengandung, melahirkan, menyusui) tidak seta merta diterima.
1. DALAM RUMAH TANGGA
Menurut saya istri lebih banyak bekerja disbanding suami dan istri waktu bersantainya lebih sedikit karna semua pekerjaan yang dilakukan istri tersebut adalah suatu pekerjan yang di sukai dan mudah di lakukan oleh seseorang istri. karna itu semua adalh tangung jawab istri dalam rumah dalam rumahtangga dan tanggung jasab suami adalah mencari nafkah, untuk menafkahi keluarga.
2. DALAM HUBUNGAN PACARAN
Dalam hubungan berpacaran dari hasil wawancara dan kemudian analisis dari hasil tersebut menjelaskan bahwa mereka yang berpacaran tersebut membuat aturan-aturan dalam pacaran berdasarkan keputusan mereka bersama yang mereka buat. Disini seorang cowoknya berani untuk mengungkapkan perasaanya kepada sang cewek terlebih dahulu tidak menunggu ceweknya untuk menyatakan. Dan dari ketentuan-ketentuan yang mereka buat perannya dalam pacaran posisinya tidak seimbang, tuntutan dari cewek sebagai berikut:
1. Ingin dicintai
2. Harus setia
3. Perhatian dan dukungan Cewek
4. Keseriusan Bagi cewek hubungan asmara
5. Kedewasaan
sedangkan dari pihak cowok
1. Harus setia
2. Perhatian
3. Kedewasaan
analiaisna begitu
Tujuan memahami gender adalah untuk memutuskan ketimpangan gender dalam rangka meningkatkan kesetaraan dan keadilan dalam gender. ketidakadilan gender merupakn ketimpangan yang terjadi sehingga mengakibatkan salah satu gender mengalami diskeriminasi. gender dipahami sebagai suatu konsep mengenai peran laki-laki dan perempuan di suatu masa dan kultur tertentu yang di kontruksi. hal ini merupakan hasil bentuk ketentuan kehidupan bersosial bukan biologis. gender mengacu ke peran perempuan dan laki-laki yang diskontruksi secara social. Gender juga sebagai konsep yang mengacu pada peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan yang terjadi akibat dari dan dapat berubah oleh keadaan social dan budaya masyarakat.
Kondisi gender merupakan lingkungan material yang langsung di mana laki-laki dan perempuan hidup terkait dengan perbandingan beban dan tanggung jawab. bisa di contohkan sebagai berikut menyediakan ari bersih atau kompor untuk memasak,dapat meningkatkan kondisi perempuan. posisi gender adalah kedudukan perempua dalam masyarakat sangat relative dibandingkan laki-laki.
Sebagai manusia pada dasarnya bobot hak perempuan tetunya sama dengan bobot hak laki-laki. sebagai suami istri juga memiliki kewajiban dan hak yang sama. anggapan bahwasuami (beban peroduksi atau pencaian nafkah) lebih berat dari beban istri(beban reproduksi: mengandung, melahirkan, menyusui) tidak seta merta diterima.
1. DALAM RUMAH TANGGA
Menurut saya istri lebih banyak bekerja disbanding suami dan istri waktu bersantainya lebih sedikit karna semua pekerjaan yang dilakukan istri tersebut adalah suatu pekerjan yang di sukai dan mudah di lakukan oleh seseorang istri. karna itu semua adalh tangung jawab istri dalam rumah dalam rumahtangga dan tanggung jasab suami adalah mencari nafkah, untuk menafkahi keluarga.
2. DALAM HUBUNGAN PACARAN
Dalam hubungan berpacaran dari hasil wawancara dan kemudian analisis dari hasil tersebut menjelaskan bahwa mereka yang berpacaran tersebut membuat aturan-aturan dalam pacaran berdasarkan keputusan mereka bersama yang mereka buat. Disini seorang cowoknya berani untuk mengungkapkan perasaanya kepada sang cewek terlebih dahulu tidak menunggu ceweknya untuk menyatakan. Dan dari ketentuan-ketentuan yang mereka buat perannya dalam pacaran posisinya tidak seimbang, tuntutan dari cewek sebagai berikut:
1. Ingin dicintai
2. Harus setia
3. Perhatian dan dukungan Cewek
4. Keseriusan Bagi cewek hubungan asmara
5. Kedewasaan
sedangkan dari pihak cowok
1. Harus setia
2. Perhatian
3. Kedewasaan
analiaisna begitu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar